Talibun, Sebuah Puisi Lama.

Diposkan oleh admin

Talibun, Sebuah Puisi Lama. 9out of 10 based on 10 ratings. 9 user reviews.
Kemarin Aku baca baca tentang sastra.
Tentang sastra puisi tepat nya.
Di buku itu disebutkan tentang macam2 puisi lama.

Dari sekian yang ada, aku tertarik dengan talibun atau sesoma.

Akhirnya, untuk lebih lengkapnya aku cari situs2 yang membahasnya.
Dari wikipedia, hingga yang lainnya.

Di situ dijelaskan bahwa talibun dalah prosa lama seperti pantun tapi beda.
Pantun 4 baris isi dan sampiran, talibun 6 sampai 20 baris isi dan sampiran.
Talibun haruslah genap barisnya. yang 6 baris bersajak a-b-c a-b-c yang 8 baris a b c d - a b c d . Sama seperti pantun baris pertama ke 3 atau ke 4 adalah sampiran dan baris selanjutnya adalah isi. Demikian seterusnya aturan talibun ini.

Seperti yang di ungkapkan wikipedia ciri talibun seperti ini:
- Ia merupakan sejenis puisi bebas
- Terdapat beberapa baris dalam rangkap untuk menjelaskan pemerian
- Isinya berdasarkan sesuatu perkara diceritakan secara terperinci
- Tiada pembayang. Setiap rangkap dapat menjelaskan satu keseluruhan cerita
- Menggunakan puisi lain (pantun/syair) dalam pembentukannya
- Gaya bahasa yang luas dan lumrah (memberi penekanan kepada bahasa yang berirama seperti pengulangan dll)
- Berfungsi untuk menjelaskan sesuatu perkara
- Merupakan bahan penting dalam pengkaryaan cerita penglipur lara

Biasanya talibun ini bertema tentang manusia, benda, gejala, kondisi, situasi,perasaan, atau tradisi.

Karena aku belum bisa ber talibun ria. Ada baiknya sebagai gambaran tentang talibun ini, Kita simak contohnya dari situs ini

Selasih di rimba Jambi
Rotan ditarik orang pauh
Putus akarnya di jerami
Kasih pun baru dimulai
Tuan bawa berjalan jauh
Itu menghina hati kami.

sumber bacaan: wikipedia, linguafranca, books.google
Anda sedang membaca artikel di Blog achen Cendrawasih tentang Talibun, Sebuah Puisi Lama. dan anda bisa menemukan artikel Talibun, Sebuah Puisi Lama. ini dengan url http://cendrawasih11.blogspot.com/2009/08/talibun-sebuah-puisi-lama.html,anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel Talibun, Sebuah Puisi Lama. ini sangat bermanfaat bagi teman-teman anda,namun jangan lupa untuk meletakkan link Talibun, Sebuah Puisi Lama. sebagai sumbernya.Terimakasih Kunjungannya Ya...

buwel 'ali' cikrik

Talibun, Sebuah Puisi Lama. with url http://cendrawasih11.blogspot.com/2009/08/talibun-sebuah-puisi-lama.html by buwel 'ali' cikrik . Thanks for your visit to achen blog cendrawasih blogger tegal kyeh jakwir jaqwir.
Lirik Lagu Teranyar Achen Blog Cendrawasih...

{ 70 komentar... read them below or add one }

AISHALIFE-LINE mengatakan...

hmm.. saya emang lebih suka dengan puisi-puisi lama/talibun ini bro heheh

Risefa mengatakan...

memang wikipedia tempat yang lengkap dengan berbagai artikel, btw aku juga suka puisi lama asal jangan jadul banget sih..

Yudi mengatakan...

Inget pelajaran bhs indonesia...

Yudi mengatakan...

Yang agak bingung pas baca sampiran, coz pake bhs melayu... Kalo isinya tergantung apakah msh pake kiasan ato gak..

Violet mengatakan...

udah pernah cobain belom, tuh puisi didendangkan. jadi ingat waktu sekolah dulu yah, disuruh tulis dan baca di depan kelas. aku kurang bisa buatnya. tapi aku suka puisi. walaupun kadang harus berpikir mencari tahu maknanya.

Violet mengatakan...

ihihihi..setiap aku komeng, aku jadi senyum-senyum sendiri lihat kata-kata di atas kotak komeng. ^_^

Yang Kung mengatakan...

sayang ya..sastra lama dinegeri ini semakin tidak terjamah.Remaja2 kini tidak suka membaca,padahal bila puisi lama ini digeluti.......bukan main indahnya.

salam kasih selalu.

Berry Devanda mengatakan...

wah...nambah ilmu lagi ne...
makasi infonya...
salam...

MATA HATI mengatakan...

wah..keren tuh.. info baguuuuuz bgt..salut

genial mengatakan...

saiia klu urusan gitar sama ibra yg di barca... masih mending... klu uda urusan untai menguntai kata... wuihhhh.... wuaabboott tenan rasanya kang :) heheheh... mampir menjelang bubu nii kang... sambil numpang ngeroko' sebentaran :)

sawali tuhusetya mengatakan...

nenek moyang kita telah memberikan warisan budaya yang tak ternilai harganya, termasuk talibun. ini tantangan tersendiri bagi generasi muda agar warisan berharga itu bisa terus dikembangkan dari generasi ke generasi.

sastra radio mengatakan...

Selamat. Anda mendapatkan Award International Blogger Community. Diambil dan diposting ya. Thanks.

Seti@wan Dirgant@Ra mengatakan...

Puisi lama emang indah dan sarat akan pesan2 moral.

Kang Boed mengatakan...

SALAM CINTA DAMAI DAN KASIH SAYANG ‘TUK SAHABATKU TERSAYANG

I LOVE YOU FUUUULLLLLLLLLLLLLLLL

Kang Boed mengatakan...

hmm.. puisi yang tersusun rapi memang susah banget yaaaaak

yanuar catur rastafara mengatakan...

sastra lama yah??
bentar
ku buka dulu memoriku
hehehehe

Zippy mengatakan...

Gue kira Taiban, wkwkwkwkwkw....
Gue mah juga nggak bisa nulis Talibun, xiixixi...

Yudie mengatakan...

dulu pernah belajar pas masih di SMP... suka juga bacanya.

Salam kenal bro..

Belajar SEO Para Pemula mengatakan...

me inspirasi...

suwung mengatakan...

bro baru tau nih ada talibun makasih infonya

Linda Belle mengatakan...

susah ya buat talibun...
aku sih msh blm bs buat puisi yg oke punya hehe...

oiya aku follow n link ya, kmrn2 lupa mulu...thanks

Ibnu Mas'ud mengatakan...

Barusan kelas 2 belajar...
suruh buat contohnya pula ...

-3- mengatakan...

keren , jadi inget bahasa ind.
keren sob .

omiyan mengatakan...

hhhmm saya baru tahu istilah talibun...seperti apa sih ketika membacanya maksudnya konotasi suaranya

buwel mengatakan...

maksih infonya....talibun gitu toh....:)

Violet mengatakan...

apanya yang pertama? kamu itu coment ke 28. lain kali kalo berkunjung bawa makanan. hihihihi.... ^_*

Zulhaq mengatakan...

puisi lama itu memiliki jiwa yang khas, jiwa yang kuat

Violet mengatakan...

aku datang lagi, mo nambah makanan. hihihi..
captcha di mana? yang di blog kamu?

Violet mengatakan...

gud..gud.. ^_^

Dinoe mengatakan...

Karya sasta lama yang indah ..yg tak akan pudar dimakan waktu..nice artikel sob..

Berry Devanda mengatakan...

mampir boz...

Willyo Alsyah P.Pratama mengatakan...

hallo bro...aku datang mengunjungi mu..hallo bro...

Violet mengatakan...

hihihi..iya, aku baru tau. thanks yah. selama ini aku komeng, ga ada verifikasinya. tadi nyobain pake anonymous,eh baru kelihatan.
oh, sekarang kotak komentarnya udah di bawah toh.

J O N K mengatakan...

heheheh, jadi pingin belajar yang seprti inihhhh ...

genial mengatakan...

mampir lagi nii kang sambil bawa penganan alakadarnya, kue kering... biar tambah aus, sengaja siia nya gag bawa sususoklat dingin seperti biasanya :p usaha sendiri lah kang gmn gtu :) hehehheheh... ngadem nii numpang kang...

quinie mengatakan...

sorry baru sempet mampir dimarih. Sayah kira tadinya dikau adalah angga chen. Maab ya..

o.. ini toh talibun, sayah kira ini gurindam or syair...
btw, mereka termasuk prosa lama kan?

arkasala mengatakan...

boleh juga nih mengingatkan masa belajar dulu yang sudah jarang lagi kita sentuh mengenai karya sastra ini. Sip mas artikel yang bermanfaat. Jadi terinspirasi membaca lagi karya2 sastra yang dulu. Usul diungkap semua mas bentuk2 sastra. Trims banget. salam

Ali Mas'adi mengatakan...

siip... bisa menambah kecintaan terhadap baha Indonesia

namaku wendy mengatakan...

wohhh berasa dapet pelajaran bahasa indonesia neh, mantappp;)

gomel mengatakan...

i can't understand what the emaning of those words..but after all, it's nice to read it..hehehe

rizal mengatakan...

semacam puisi juga ya....
tank banget infonya...kalo pantun saya tahu...

salam kenal...

Tisti Rabbani mengatakan...

hihiihi...benre kata2 temen2..kyk pelajaran Bhs Indonesia kelas....(mm..kelas brp ya??..lupa sayah )

eniwei makasih infonya...

Willyo Alsyah P.Pratama mengatakan...

makasih sob..aatas komentarnya di blog ku....

aaSlamDunk mengatakan...

salam dari orang semarang ya, wah mataku jadi burem nih liat coklat coklat....

aaSlamDunk mengatakan...

puisinya bagusss

HumorBendol mengatakan...

Makasih atas "talibun"nya bro...

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

kirain telepon yg sering ditulis talipun. he he he...

xamthone plus mengatakan...

Mirip puisi juga ya, tank banget infonya
salam kenal...

Jual CROCS Murah mengatakan...

puisi lama itu mengandung suatu pesan yang dalam....
bagi yang baru, mgk sulit utk mencerna arti nya...

hotel murah di jogja mengatakan...

dulu waktu sekolah sering baca puisi gitu

jelly gamat mengatakan...

talibunnya bgus..
nice share

obat tradisional penyakit gagal ginjal mengatakan...

makasi tas info'a... jadi tau talibun itu apa,..

Arham Sukardi mengatakan...

Mantap banget, sastrawan yah?

puisi cinta mengatakan...

Talibun???? sangat asing di telinga ya
bahkan disekolahku dulu gk diajarin tuh
emang termasuk karya sastra ya???

Compare cell phone plans mengatakan...

wah jaman sekarang sastra berkurang gan...

Data Mobile Phone mengatakan...

wah mantap mas... pujangga indo yah mas

Small Business Financial Crisis mengatakan...

puisi lama itu mengandung suatu pesan yang dalam

Life Style mengatakan...

alibun itu jenis sastra lama yah mas ?

herbal kanker mengatakan...

karya lama, lama sekali

Obat kanker alami mengatakan...

yang hapal pasti sudah banyak..

Herbal diabetes mengatakan...

lagu tetap lagu ia akan dinyanyikan..

Herbal Vitalitas mengatakan...

ironi hari ini, anak-anak menyanyikan lagu dewasa, dan seneng lagu dewasa, orang dewasa seneng bergaya kayak anak-anak, pake pakean seadanya... kaya anak-anak, malu ah..

mengatasi sakit pinggang mengatakan...

salam kenal ya gan,,,,,

pantangan thalasemia mengatakan...

makasih banyak ya gan sudah mau berbagi infonya,,,

Penyebab Rambut Rontok mengatakan...

Oh gitu baru tahu makasih gan informasinya...

Kliping Kita mengatakan...

1. Mengunjungi kantornya

Anda dapat mengunjungi di kantor sambil membawakan makan siang atau makan siang bersama di luar kantor. Pertemuan singkat itu memberi Anda kesempatan untuk berbincang

Free Game Download mengatakan...

mendapatkan pesan bahwa WhatsApp akan berhenti beroperasi

Cerita lucu batak mengatakan...

pencemaran lembaga dan pencemaran nama baik," ujar

Bali Wedding Photography mengatakan...

Hari ini BK DPR akan mempertemukan secara bersama-sama

karangan bunga mengatakan...

Semoga tidak hilang diterpa budaya asing

Poskan Komentar

Silahkan Komentar dengan bijak di blog dofollow achen blog cendrawasih11 ini, bila kesulitan berkomentar tuk pengguna hape ada form komentar klassik yang achen blogger tegal Dapat dari Cara Menambahkan Form komentar klassik Blognya Mas Ali Masadi.
thanks...