Tahta Band - Dia

Diposkan oleh admin

Tahta Band - Dia 9out of 10 based on 10 ratings. 9 user reviews.
Tahta Band


Tahta Band - Dia
Dia oh dia tinggalkan cerita
Membekas dan tak pernah pergi
Dia oh dia yang aku cintai
Tak bisa ku genggam lagi

...Saat resah tak berganti, saat beribu jalan
Dia 'kan tetap, dia 'kan tetap di hati

Dia oh dia yang telah melukai
Membekas dan tak pernah pergi
Dia oh dia yang aku cintai
Tak bisa ku genggam lagi

Saat resah tak berganti, saat beribu jalan
Dia 'kan tetap, dia 'kan tetap di hati
Saat resah tak berganti, saat beribu jalan
Dia 'kan tetap, dia 'kan tetap di hati

Walau resah tak berganti, walau beribu jalan
Dia 'kan tetap, dia 'kan tetap abadi

Saat resah tak berganti, saat beribu jalan
Dia 'kan tetap, dia 'kan tetap di hati

Walau resah tak berganti, walau beribu jalan
Dia 'kan tetap, dia 'kan tetap abadi

Dia 'kan tetap, dia 'kan tetap abadi


| lirik lagu |Cendrawasih |Tahta Band - Dia
Anda sedang membaca artikel di Blog achen Cendrawasih tentang Tahta Band - Dia dan anda bisa menemukan artikel Tahta Band - Dia ini dengan url http://cendrawasih11.blogspot.com/2011/01/tahta-band-dia.html,anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel Tahta Band - Dia ini sangat bermanfaat bagi teman-teman anda,namun jangan lupa untuk meletakkan link Tahta Band - Dia sebagai sumbernya.Terimakasih Kunjungannya Ya...

buwel 'ali' cikrik

Tahta Band - Dia with url http://cendrawasih11.blogspot.com/2011/01/tahta-band-dia.html by buwel 'ali' cikrik . Thanks for your visit to achen blog cendrawasih blogger tegal kyeh jakwir jaqwir.
Lirik Lagu Teranyar Achen Blog Cendrawasih...

{ 2 komentar... read them below or add one }

bunuh diri mengatakan...

wuih, lawas banget lagu ini..

Benteng Van Der Wijck mengatakan...

saya jarang mendengar tentang tahta band

Poskan Komentar

Silahkan Komentar dengan bijak di blog dofollow achen blog cendrawasih11 ini, bila kesulitan berkomentar tuk pengguna hape ada form komentar klassik yang achen blogger tegal Dapat dari Cara Menambahkan Form komentar klassik Blognya Mas Ali Masadi.
thanks...